a common radar
Just another WordPress.com weblogArchive for Serius
Perempuan
Saya di sini mau memberikan analisis mengenai eksistensi yang bernama perempuan di dunia ini.
Sekali lagi diingatkan ini bukan sebuah bahasan yang telah mencapai tingkat teori, melainkan hanya persepsi emosional atau dengan kata lain hipotesa manusiawi dari seorang eksistensi bernama laki-laki yang bernama yang menulis analisis ini.
Perempuan adalah eksistensi yang dapat merusak dgn mudah.
Perempuan adalah eksistensi yang dapat menyerang dgn mudah.
Perempuan adalah eksistensi yang dapat bertahan pula dgn mudahnya.
Ketika orang berkata laki-laki adalah buaya yang dapat menjilat,
Saya berkata perempuan adalah rubah yang licik dan penuh tipu muslihat.
Ketika orang berkata laki-laki adalah eksistensi yang sering mempermainkan perempuan,
Saya berkata perempuan adalah eksistensi yang juga dapat mempermainkan laki-laki dengan tipu muslihatnya. Perempuan merupakan pemberi harapan kosong di samping kepolosan dan ketidaktahuannya.
Ketika orang berkata laki-laki melihat perempuan dari fisik dan perempuan melihat laki-laki dari hati,
Saya berkata perempuanpun pasti melihat laki-laki tidak lepas dari pengaruh fisik. Tidak mungkin pada dasarnya ketertarikan tidak dimulai dari penampilan fisik.
Ketika orang berkata laki-laki adalah eksistensi yang sering membuat perempuan menangis,
Saya berkata perempuan adalah eksistensi yang juga dapat membuat laki-laki menangis. Laki-laki juga dapat menangis dan berhak untuk itu sebagai manusia.
Ketika orang berkata laki-laki penindas perempuan,
Saya berkata perempuanpun penindas laki-laki.
Tidak ada yang perlu dipercayai dari isi analisis ini.
Saya tidak meminta persetujuan.
Saya tidak meminta pertidaksetujuan.
Saya tidak meminta belas kasihan.
Saya tidak berkata laki-laki dan perempuan harus bermusuhan.
Saya tidak menyalahkan perempuan.
Saya hanya berkata perempuan sama tidak baiknya dengan laki-laki.
Saya minta maaf jika kata-kata di atas menyakitkan perempuan.
Dengan alasan yang sama, saya hanya men-tag kaum seperjuangan, kaum keturunan Adam.
Untuk yang merasa kesal, anggap saja analisis ini omongan gila dari eksistensi yang bernama laki-laki yang bernama yang menulis analisis ini yang “tidak pernah” mengalami cinta selama 20 tahun kehidupannya.
Terima kasih.
Satu Tahap Telah Terlewati oleh PELITA
setelah malam kemarin, akhirnya satu tahap telah terlewati oleh PELITA..
satu tahap telah terlewati oleh 2007..
satu momen telah terlewati oleh 2007..
satu keluarga telah terlewati oleh 2007..
akankah tahap ini tetap membekas di hati masing-masing dr kita?
akankah momen ini bertahan hingga nanti PELITA berakhir?
akankah keluarga ini tetap terus terjaga hingga setelah kita lulus nanti?
2007 unik…
2007 berbeda2..
2007 merupakan angkatan dgn frekuensi kerja yg berbeda2..
2007 merupakan angkatan dgn integritas yg berbeda2…
2007 merupakan angkatan dgn latar belakang yg berbeda2..
2007 sebelumnya sangat terbatasi dgn segala perbedaan..
segalanya menjadi sebuah kelemahan dan hambatan bagi kita utk menjadi satu keluarga, memiliki satu visi, memiliki satu sikap kompak, menyadari pentingnya kebersamaan..
namun sejak dulu aku percaya 2007 tidak seperti itu..
aku percaya 2007 punya semangat juang yang kokoh..
dan aku telah buktikan pernyataanku melalui empat hari interaksi kemarin..
2007 telah memberikan bukti nyata terhadap kakak2ku,
bahwa 2007 merupakan adik2 kebanggaan kalian..
bahwa 2007 merupakan adik2 yg kalian percayai utk membimbing adik2 kalian 2008…
wahai kakak2ku, perjuangan kalian tahun lalu tidaklah sia2..
kepercayaan kalian kami perjuangkan mati-matian walaupun jatuh bangun kami lewati tantangan ini..
teman2 2007, interaksi PELITA telah berakhir..
seperti perjalanan 2008 belumlah berakhir, perjalanan kita belum juga berakhir..
HIMATEK! Ch Ch ChE!
note: diperuntukkan utk kk2 2006, krn mrk jg perlu kita apresiasi.. jgnlah kita hanya mengapresiasikan diri kita sndiri dan menjadi kacang yg lp akan kulitnya.. utk kk2 2006, terima kasih banyak.. (bwt ausan ma rahman thx bgt nemenin kita di sini.. kalian top abis d.. ^_^)
Pandangan Kita Terhadap KM ITB
Sebelumna gw cm mau bilang forum ini sangat terbuka utk semua org terutama HIMATEK 2007. Atas izin sang senator gw ingin memaparkan sedikit mengenai isu2 penting KM ITB dalam media maya ini. Segala komen dan aspirasi bs ditampung secara bebas tanpa batas utk bs mengeksplor sebagaimana penting pandangan teman2 ttg KM. Sekali lg yg gw paparkan adalah pemikiran dan pemahaman gw yg sebelumna telah didiskusikan dgn sang senator dan seorang teman. Apa yg gw tulis BELUM tentu benar dan butuh pendapat teman2 skalian.
Oke, kita mulai dr hal yg plg mendasar terlebih dahulu. Apa itu KM di mata tmn2? Bnyak yg mengatakan kalo KM itu y org2 yg puny sekre KM di atas tokema. Ada yg bilang KM itu org2 yg isina presiden KM dan bawahan2na. Ada yg bilang KM itu semacam organisasi terpisah dari himpunan. Ini smua sangat benar karena memank itulah yg terlihat di mata kalian. Jadi anggapan kalian ini sangat manusiawi dan benar. Tapi KM memiliki definisi yg jauh berbeda dr yg dimengerti org. Mungkin bbrp sdh tahu, KM itu adalah kita smua, smua elemen mahasiswa ITB, satu per satu dari kita adalah anggota KM. Lantas, apa donk itu presiden dan bawahan2na? Mereka adalah kabinet. Kabinet yg dibentuk oleh KM yg terdiri dari himpunan2 dan unit2 yg berisikan mahasiswa2 ITB. Tapi melalui siapa kabinet dibentuk? Melalui para senator2 yg dikirimkan sebagai wakil himpunan dan unit utk menduduki kursi dalam kongres KM. Kabinet tidak bisa memerintah himpunan2 dan unit2 tp hanya mengkoordinasi. Kongres memiliki analogi seperti MPR yg mengawasi kerja kabinet. PERBEDAANNYA, seperti yg telah gw sebutkan, kabinet tidak mengatur rakyatna, tp sehrsna bekerja sesuai keinginan rakyatna, dalam hal ini mahasiswa ITB. Sudah mengerti sampai titik ini? Kita lanjut.
Pada dasarna, kerja kabinet KM tidaklah ideal, bahkan sangat tidak ideal. Apa buktina? Anggapan kita yg salah ttg KM saja itu sdh menjadi bukti ketidakberesan dalam kerja kabinet. Bagaimana kerja kabinet di mata kita? Ada yg bilang kabinet itu jd kyk di atas kita posisina padahal sehrsna mrk tidak bs mengatur kita. Ada yg bilang bagaimana dgn pertengkaran yg terjadi antar himpunan saat wisuda misalna, apa KM tidak berbuat sesuatu? Ada yg bilang KM tidak dikenal oleh massa ITB. Ada yg bilang bla bla bla bla.. silahkan diteruskan sendiri krn pastilah bnyak skali. Jadi apa KM itu ttp dibutuhkan oleh kita? Apa konsepsi KM lebih buruk drpd konsepsi himpunan2 yg terpisah tanpa kemahasiswaan terpusat? Jawaban itu yg akan kita diskusikan di sini.
Apa yg KM mau dr kita? Pertanyaan ini pastilah muncul ketika topik2 semacam ini dipaparkan. Ini memank pertanyaan plg konkrit dan logis utk manusia bertanya krn manusia bru bs berbuat setelah memiliki alasan konkrit. Sama halna ketika kita sulit menguasai mata kuliah yg abstrak. Sala seorang teman bertanya, “Jadi KM tu intina mau nyuru kita aktif atau gmn si?” Ini gak salah dan sangat logis utk ditanyakan. Tp yg dimaksud ini adalah kita males pasti utk mengikuti2 kegiatan2 terpusat yg diorganisir oleh KM, dgn berbagi alasan tentunya. Misalna gak pd kenal org2na, dan sebagaina. Akan tetapi, aktif di KM yg ditanyakan di sini salah definisina kawan. Ingat kembali himpunan jg KM jd kita aktif himpunan itu sdh berarti kita aktif di KM. Yg diinginkan KM adalah semua himpunan memiliki visi yg sama, yaitu menjadikan mahasiswa2na sarjana yg utuh. Ini tertulis dalam visi KM. Masi kuat mengikuti? Selamat. Acung jempol utk anda.
Setelah inipun, pasti ada pertanyaan yg muncul kembali. Bagaimana dgn org2 yg gperna dtg ke himpunan dan gperna kerja bwt himpunan? Bagaimana kita bs berharap org2 seperti ini bs meningkatkan kerja KM kalo di himpunana aja ud g aktif? Bagaimana kalo berbagai macam ketidakadilan terjadi dalam praktek kehidupan nyata? Misalnya, ada org yg kemampuanna terbuang sia2 krn tidak ada kesempatan, atau jurusan yg menuntut seseorang utk mempunyai ip tinggi sehingga dia takut berorganisasi kalo2 ip na turun di lingkungan (jurusan) yg super pinter. Semuana menjadi logis utk alasan tidak mau berorganisasi. Tentuna tidak terlepas dr rasa iri hati org terhadap org2 yg ttp bs berorganisasi dan ip na ttp tinggi. Semua ini memank trjadi dalam praktek kehidupan kita. Tapi, so what dgn semua itu? Apa itu smua bs menjadi penghalang lo utk maju?
Utk masalah org yg g aktif di himpunan, itu sdh menjadi pilihan org itu sendiri. Kaderisasi sdh memberikan stimulus yg cukup utk setiap individu tentuna. Jadi fungsi himpunan sdh selesai, tinggal masalah org itu sendiri bagaimana menanggapi stimulus tsb. Kita gperlu ambil pusink soal org2 kyk gt selama kita sendiri msi bs berkembang kan? Himpunan sdh memberikan stimulus supaya org2 kyk gt dpt menemukan wadah utk menjadikan mrk sarjana yg utuh, tp jika mrk sdh memilih utk tdk mau berpartisipasi yasudah. Kita cm bs berusaha menyedikitkan jumlah org yg seperti itu. Dalam hal ini, sebetulna konsep him dan nonhim sehrsna jg tidak boleh ada krn jika himpunan menonhimkan mahasiswana, maka himpunan tsb tidak menjalankan visi KM yaitu menjadikan seluruh mahasiswana sarjana yg utuh. Perlu diingat bahwa utuh di sini tidak berfokus semata2 pd akademik saja, melainkan berbagai aspek meliputi salah satuna organisasi dan kemahasiswaan.
Pendapat dari satu senator dari satu himpunan adalah demikian. Sarjana yg utuh memiliki tiga aspek, afektif (pemahaman), kognitif (teori), dan psikomotorik (praktek). Analogi yg mudah adalah merokok. Kita paham bahwa merokok itu pokokna tidak baik, ini afektif. Kedua, kita mencari tahu teori komponen2 rokok dan penyakit2 yg bs ditimbulkanna, ini kognitif. Setelah kita mendapatkan keduana, pemahaman dan teori, barulah praktek bs dijalankan, misalna dlm hal ini mengajak tmn2 kita utk tidak merokok. Nah, di Indonesia, terutama di ITB, pembelajaran yg kita dptkan seringkali tidak memperhitungkan aspek afektif. Kita tahu teori dan berbuat tanpa memiliki pemahaman mengenai apa yg kita perbuat. Dalam teknik kimia, kita sdh mempelajari berbagai teori kuliah dan sdh praktek dgn KP, RP, dan labtek. Tapi kita tidak memahami apa maksud dr smua itu. Kalau tujuanna utk memproduksi produk kimia, itu kembali lagi ke teori, bukan pemahaman dasar utk apa kita memproduksi produk kimia.
Ini jg merupakan salah satu alasan mengapa arogansi himpunan jg sangat tinggi di saat KM sdh terbentuk. Kita senditi belum memahami maksud dari kemahasiswaan terpusat sehingga kita masih sibuk sendiri dgn kebanggaan himpunan sendiri tanpa mau jalan sama2 padahal kita semua hrsna mempunyai visi yg sama, sarjana yg utuh. Jaket almamater bahkan lebih direndahkan daripada jaket himpunan.
Gw jg akan kembali menampilkan satu analogi yg g akan perna gw lupain dr Dika, ketua kongres KM. Menurut beliau, ITB itu adalah Laboratorium Kemasyarakatan Terbesar di Indonesia dgn berbagai keragamanna. Jadi, semua kegiatan di himpunan dan unit sekalipun himpunan atau unit sekecil apapun tetap saja itu merupakan kontribusi berarti utk KM ITB. Kalau dalam kuliah kita bolos Lab, kita brarti melakukan kecurangan bukan? Oleh krn itu jika kita tidak ikt beraktifitas di kampus, artina kita bolos Lab dan kita jg melakukan kecurangan di mn efekna adalah kita tidak akan mendapatkan nilai maksimal dr hasil kemahasiswaan kita, dalam hal ini soft skill contohna. Jadi semuana sama saja pentingna seperti akademik.
Jadi, apa kesimpulanna? Kita jg hrs berusaha memaksimalkan kontribusi kita dgn berkembang sesuai kemampuan kita. Ingat kita hrs bs menjadi sarjana yg utuh. Apa yg KM bs lakukan utk kita, ya kembali kita hrs bertanya apa yg hrs kita lakukan butk diri kita sendiri krn KM pd dasarna adalah kita jg. Kabinet hanya berfungsi sebagai media dan wadah kita, KM, utk bs bersuara mau ke mana ITB ini mau dibawa.
Yah, akhir kata sih,m sori kalo kepanjangan, ud bkn note lg d klo kyk gni haha.. gw cm minta pendapat. Mari kita diskusikan bareng2. Dlm wkt dekat akan ada forum rembukan se-ITB di mana KM membuka diri thd aspirasi mahasiswa ITB seluruhna. Ini bs menjadi topik atau isu penting yg bs dibahas. Makasi semua.
Menciptakan Keadaan Pikiran yang Jernih
gw lg baca buku accelerated learning ne.. di buku ini diceritakan cara2 mengerti how to study in the world.. bgmn kita hrs belajar dalam menghadapi perubahan-perubahan dunia yg bgitu cepat.. terutama perkembangan teknologi2 pesat yg menghilangkan banyak sekali lapangan pekerjaan.. dalam buku ini dijelaskan 6 cara belajar dalam abad 21 ini.. yaitu MASTER.. 6 huruf ini akan mengawali pembelajaran kita..
- M otivating Your Mind
- A cquiring The Information
- S earching Out The Meaning
- T rigerring The Memory
- E xhibiting What You Know
- R eflecting How You’ve Learned
Yang maw gw tekankan di sni adalah langkah pertama, yaitu motivating your mind.. ini gw sorot krn langkah awal ini sangat penting.. memotivasi pikiran kita utk maju dan mau bljr itu justru yg menurut gw plg sulit.. tidak bs kita bgitu saja lewat ke langkah berikutna tanpa motivasi terlebih dahulu..yg jd masalah skrg adalah biasana utk bljr saja kita males dan keburu takut n pasrah duluan.. hehe.. itu yg kerap kali jd masalah pelajar zaman skrg..
nah dlm buku ini disebutkan salah satu cara utk memotivasi dan membangkitkan semangat bljr kita lg.. inilah yg mau gw share.. krn ini betul2 terjadi.. gw kaget krn ternyata cara ini adalah cara gw biasana mencoba utk semangat bljr di semester 3 ini.. jd apa yg gw kerjakan selama ini didukung dan sama persis sperti yg ditulis oleh penulis buku ini.. jadi bgini kawan.. ini cara kalo kita lg males bgt..
1. hadirkan kembali saat-saat sukses dalam sesuatu hal kamu..saat-saat kamu bangga sekali dan melakukan sesuatu yg luar biasa, pastilah semua org puny momen2 tertentu dlm kesuksesanna misalna olahraga, menang lomba, atau dlm pelajaran sekolah.
2. intensifkan memori kamu.. ingat dan bayangkan jelas2 kejadian saat itu.. rasakan lg semangat dan kesenanganmu saat itu dgn segenap indera yg kamu miliki, dengar, lihat, rasakan..
3. pikirkan satu kata sandi yg merangkum kejadiaan tersebut.. sehingga kamu tidak akan pernah lp akan kesuskesanmu.. agar kamu bs terus memotivasi pikiran kamu..
4. duduk tegak, luruskan badan, tarik napas dalam2,.. ini penting utk relaksasi pikiran.
5. kepalkan tangan kamu-hal alamiah yg kamu lakukan ketika kamu bergairah atau bersemangat
6. intensifkan lebih lanjut memori kamu dgn menutup kedua mata dan benar2 besukacitalah dgn bantuan kepalan tanganmu utk mencapai kebanggaan maksimal..
7. buka kepalan tangan dan mata kamu..
lakukan ini setiap hari sbg latihan dan efekna akan segera terasa.. gw uda mencobana krn ternyata memank ini yg gw lakukan ketika semangat bljr gw lg g kluar.. tp memori yg gw ingat g slalu momen2 kesuksesan.. justru kdg momen2 di mn gw dinasihatin bonyok yg plg sering membakar semangat gw.. krn gw bener2 terharu kalo gw inget bonyok gw tu nyekolahin gw susa paya dan gw merasa klo gw g bljr gw menyia-nyiakan impian yg dititipin bonyok gw krn bonyok gw dulu g kuliah.. skrg ayo giliran kamu smua utk kembali membangkitkan semangat bljr kamu! ganbatte!
Kapasitas: Tolak Ukur Zaman?
dari hardis 10GB jadi 40GB hingga ratusan GB.. sama halna dengan ipod dr kapasitas satu digit GB jadi tiga digit GB..
sebagai awal dari pengkajian gw itu merupakan kalimat yg hrsna lgsg bs teman2 ketahui isi dr tulisan gw ini.. menurut gw kapasitas itu akan menentukan zaman dalam artian memank zaman akan bisa diketahui dari teknologi kapasitas yg ada pada zaman tersebut.. jumlah kapasitas yg tersedia akan menentukan seberapa hebat zaman tersebut. Mengapa seperti itu? terbukti dari kalimat yg td gw sebutkan, sdh terlihat jelas kan? tapi alasan lain yg jg merupakan fakta adalah..
jumlah pengalaman hidup kita memank tdk bs ditampung dlm kapasitas yg kecil. apa yg disebut pengalaman hidup di sini? pengalaman hidup bukan berarti pengalaman jalan2 atau sebagaina melainkan semua yg kita dapatkan dan telah miliki dalam hidup kita. to the point aja, bgini, tidak bisa dipungkiri jumlah mp3 atau lagu yg kita miliki pastilah akan bertambah seiring waktu karena lagu2 yg bermunculan saja sdh banyakna ga karuan. btul? mau disimpan di mana semua mp3 itu? file2 kuliah dan sekolah termasuk file2 kerja pastilah akan menumpuk di kapasitas yg dinamakan komputer..
memank bbrp solusi mengatakan, “kan tinggal diburn ke cd aj..” atau “yg uda lama diapus donk!”.. buat gw alesan macem itu tidak bisa disangkal kebenaran maupun kesalahannya.. benar memank kapasitas bs dipindahkan ke cd atau media lain TAPI mau brp cd yg digunakan? ttp aj numpuk intina kan? mau pake gudang klo gt? gw jujur puny satu rak di kmr rmh gw isina penuh cd2 ga jelas yg gwf ud gtaw isina apa BIARPUN gw ud tulis isi2na di setiap kali gw ngeburn.. mala kalo ditaro di komputer gw gbakal lp isina ap n gw taro di folder mana.. bgitu.. jadi kalo cm skedar dipindahkan itu tdk menyelesaikan masalah.. nangkep maksud gw?
ok, kita kembali ke topik awal.. bgitulah zaman.. seirign kapasitas bertambah, yg lamapun sdh tidak akan diproduksi lg.. pas ipod mini 4GB gw rusak dan gw minta garansi.. katana uda ga diproduksi lg.. jd akhirna gw beli ipod video 30GB.. trus apa yg trjadi? baru setenga taon gw beli itu ud muncul lg ipod video fifth generation.. (fifth atau forth yak? sdhlah g penting itu..) kapasitasna 60,80, dan 120GB.. buset dalem ati gw bilang.. dulu gw sempet berpikir secara munafik pas kelas 3 sma.. ipod 30GB gw ini jg kapan penuhna org 30GB gede bgitu.. tapi NYATANYA.. skrg sama dulu itu cm 2 taon jarakna dan ipod gw ud sekarat kapasitasna tinggal 1 koma GB.. bahkan hardis laptop gw pun tinggal 10GB free.. itupun masi ditamba hardis external gw 120GB yg tinngal 20 atau 30GB freena.. singkat kata, bwt backup data laptop aj gw kg bs KCUALI gw emankbeli external baru lg.. hahaha.. gw ktawa.. apa seluruh hidup ini hanya dibatasi oleh kapasitas?
tapi emank ga cm komputer kan? kapasitas itu tidak hanya berkutat dalam dunia perkomputeran semata.. kita liat saja dr yg plg gampang, pertumbuhan penduduk yg mengikuti deret pangkat, sedangkan petumbuhan pangan dan papan hanya mengikuti deret bilangan kali.. itu semua tetap merupakan kapasitas bkn? kapasitas pangan, papan (tempat tinggal), juga ENERGI (jgn dilupakan yg satu ini) merupakan tolak ukur zaman.. semakin berkembangna zaman semakan tinggi jg permintaan kapasitas.. tp akhirna semuana hanya akan terbentur oleh batasan2 seperti cadangan energi dan sumber daya.. itulah maksud dr seberapa maju zaman tsb..
yg pengen gw tanyakan justru apakah kapasitas slalu menjadi tolak ukur kecanggihan zaman? klo gt kenapa org zaman dulu bs survive sedangkan kita mala krisis energi? terkadang teknologi berkembang sangat cepat tanpa kita ketahui.. hanya sekedip mata saja teknologi sdh maju sepersekian persen.. mengenai masalah teknologi nanti akan gw bahas lebih lanjut lagi pd tulisan berikutna.. uda ada ide sih mau nulis apa.. tp tulisan yg skrg ini hanya semata curhatan gw mengenai kesekaratan kapasitas hardis gw.. jd gw mule bertanya2.. hehe..
sekian dulu de.. don’t mind me.. thx for reading anyway..
Kebobrokan KM? Karena Kita Juga Bukan?
yah gw pulang dr roadshow kongres km td jm 3.. gw g dtg dr awal jd mungkin gw gtaw permasalahan awalna kyk gmn.. jd bacotan gw ini blon tntu bnr.. anggep aj ini bacotan org nganggur krn uas bsk openbook.. td pembicara yg ngomong ada dika ketua kongres km, n senator2 dr brbagai him. disebutkan pas gw dtg klo tujuan dan ad/art km itb itu adalah menjadikan mahasiswa itb sarjana yg utuh. adana km itb itu dikarenakan kepentingan bersama dari masing-masing him.. krn sbetulna kata dika tanpa km pun himpunan-himpunan bs ttp berjalan lancar sperti biasa. lalu knp skrg km dan juga kongresna bs bobrok?bgini, utk lebih jelasna, gw jelasin dr awal. km itb ada karena kepentingan masing-masing himpunan dan unit. utk itu hrs ada yg mengawasi kerja kabinet km dan mengarahkan kabinet. oleh karena itu dibentuklah kongres km dimana tiap himpunan diwakilkan oleh seorang senator. barulah setelah itu kabinet km akan bekerja sesuai arahan kongres. dgn bgitu seharusna apa yg dikerjakan kabinet km didukung dan disetujui secara tidak langsung oleh tiap-tiap anggota masing-masing himpunan. Bgitu.. nah sekarang km itb bobrok krn salah satuna senator-senator bnyak yg tidak perna dtg rapat, sama halna dgn himpunan-himpunan yg tidak mengirimkan senator. Menurut dika ini penting skali krn senator adalah wakil dari him dan unit yg mewakilkan aspirasi dari organisasi mereka.
Masalah lainna yg ingin gw singgung di sni skali lg adalah masalah keaktifan di him. Memank tujuan km itb adalah menjadikan mahasiswa itb sarjana yg utuh. Utuh yg sperti apa? Menurut dika, utuh di sni adalah mendapatkan pembelajaran yg utuh dari organisasi kemahasiswaan selain dari akademik. Oleh karena itu harusna tidak ada istilah him nonhim karena hrsna himpunan memberikan kesempatan pada mahasiswa jurusanna utk aktif dan berkembang menjadi sarjana yg utuh dr keprofesiannya. Nah pertanyaan-pertanyaan yg muncul dr kami selaku himpunan tekim ialah bagaimana pandangan kita terhadap orang-orang nonhim yg secara ekstrimna diasingkan dari kehidupan sosial. Feri bertanya bagaimana pendapat kongres jika di him ini cm 30 org yg niat dan mau kerja dr 100 org. Gmn kalo 70 org sisana g usa dilantik krn 30 org yg td sdh pasti ttp bs mempertahankan kinerja him? Menurut dika itu gpp tp kembali lg ke tujuan awal kita bersama. Ad/art km itb tidak ada hanya untuk main-main. Mungkin memank kita tiap individu pastina gperna taw tujuan ad/art km itb kan? Hayo sapa yg taw tunjuk tgn! Gw yakin bahkan di tekimpun cm segelintir org yg taw.. atau gda ma skali?
menurut dika, yg hrs dirubah dr mahasiswa itb adalah paradigmana.. mindset kalo akademik itu the best itu hrs dihilangkan.. gw akui akademik penting tp akan lebih baik klo keduana seimbang.. org2 pd g peduli sama organisasi skrg2 ini.. smua cm mawna bljr2 aj.. makana kyk yg td gw bilang, taw soal km aj gperna.. yah gw jg gtaw sbnyak itu sih tp itulah memank kenyataan keadaan bobrok kita di itb skrg ini.. gw stuju sama dika.. gw ud perna ngundang dika jd pembicara buat kaderisasi unit tenis.. dika perna ngomong soal ini jg taon lalu pas gw dikader unit tenis 2007.. organisasi-organisasi di itb itu adalah laboratorium sosial kemasyarakatan.. jd kalo kita g aktif atau g dtg brarti kita g dtg lab kan? Brarti kita telah melakukan kecurangan.. resiko kecurangan di praktikum hrsna tidak lulus praktikum kan? jd apa kita gmaw lulus dr itb dgn kemampuan sosial yg memadai? Kata-kata ini bgs bgt menurut gw.. benar skali lab sosial kemasyarakatan ini yg justru penting utk kita. Kita selama ini tidak perna menyamakan akademik dgn organisasi.. pdahal yg namana pembelajaran dlm hidup kan g cm dari akademik semata.. kita jg butu lab sosial kemasyarakatan ini.. bgitu..
kembali ke lingkup yg gw omongin, tekim. Seperti tulisan gw sebelumna.. tekim ini merupakan sarang yg cukup besar utk org2 seperti ini. Scara bnyak org yg munafik kyk yg ditulis adri.. klo emank mrk g niat knp msti ikutan osjur? Skalian aj lo gwsa ikt.. toh dgn org sgini kykna kita msi bs bertahan.. tp kembali k masalah tujuan km itb.. himpunan hrs bs menyediakan fasilitas bagi mahasiswana utk bs berkembang sesuai minat dan bakatna.. oleh karena itu himpunan ttp hrs bs memfasilitasi anggotana trmsk dgn cara menerapkan pelantikan bersyarat atau susulan bagi mrk yg katakanlah selama proses interaksi dtg trus tp g dtg pas pelantikan.. jd kita tetap memberikan kesempatan pembelajaran bagi org2 yg niat dan ingin sungguh utk bljr.
Skrg ad satu masalah lg di itb yg mnurut gw menjadi sala satu kebobrokan km.. kalo seharusna him bs memberikan kesempatan bwt mahasiswana, knp sampe ada 2 org tmn gw yg nonhim krn g dtg pelantikan gara2 lg tanding tenis di semarang membela nama itb.. NAMA itb loh.. ad/art him yg bersangkutan mengatakan jalan masuk ke him hanya melalui pelantikan bagaimanapun prosesna.. klo kyk gni gmn? Apa ini mendukung tujuan km itb? Apa itu bkn masalah harga diri himpunan yg bersangkutan sndiri? Gw tdk bermaksud menyerang tp seharusna kita bs sama2 berpikir kalao memank kita sdh memutuskan utk jln sama2 dlm km itb, maka mari kta bersama2 melaksanakan tujuan yg sdh kita junjung tinggi itu.. sebisa mungkin jgn sampe ada yg nonhim.. ini mungkin bs kita usahakan utk 2008 nanti yg akan masuk ke him kita masing-masing.. yg sdh him pun jgn dibiarkan menghilang krn mrk jg puny peran dalam him sekecil apapun itu..
Yah gw niru adri dikit lah di akhir tulisan..
Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater, MERDEKA!
Jurusan Terpintar atau Jurusan Terautis?
yah.. pagi2 cerah kyk gni gw menuliskan semacam kyk gni mungkin setelah menanggapi tulisan adri di blogna.. jg mungkin abis ngomong2 ma anggit krn kbetulan gw jd promotor dy pas pemilu cakahim.. pertanyaan semacam ini tdk lgsg berhubungan dgn tulisan adri tp sbetulna yah kurang lebih jg berhubungan..
gw ma anggit ngebahas ap si yg 2007 mau dr himpunan.. scara global kita tau 2007 memank cerdas, intelek sperti kata auzan jg.. minta keprofesian tinggi menurut kedua cakahim.. btul spertinya.. 2007 terkesan sperti fokus utamana ke akademik di mana keaktifan di himpunan disingkirkan bgitu saja. 2007 yang benar2 mau terjun ke himpunan mungkin hanya bs dibilang hanya 20-30 orang. Kenapa? 2007 menurut gw dpt dibagi menjadi 2 bagian besar, golongan yg ekstrimna tidak perna ke him dan golongan yg masih ke him. Golongan yg masih ke him inipun dpt dibagi lg jd 2 bagian, golongan yg ke him cuma mampir dan nongkrong, dan golongan yg memank punya concern ke himpunanna.. kita lihat saja.. brp 2007 yg dtg k LPJ BP na beng2? Brp 2007 yg dtg k hearing angkatan 2007? Brp 2007 yg dtg pas hearing terpusat? Plg banyak cm 40 org menurut gw.. itupun cm gara2 bwt menuhin kuota angkatan..
Mengenai LPJ BP dan rapat anggota kmarin, gw rasa memank 2007 mnurut gw kurang diberi bekal mengenai pentingna rapat anggota.. banyak 2007 pd kenyataanna yg tidak peduli dgn rapat anggota yg pada kenyataanya cm diadakan mungkin 1-2 kali dlm satu kepengurusan BP.. 2007 berpikir ini hanya kyk forum biasa dan gperlu dtg.. gw cukup prihatin sih melihat kuota di anggaran dasar hrs diubah utk menyelamatkan LPJ BP.. mnurut gw 2007 kurang greget atau gmn sehingga memank him itu hanya dianggap sebatas sekre dan jahim.. himpunan pd dasarna adalah orang-orangna justru. Sama kyk di agm katolik diajarkan gereja itu bkn gedungna… ya memank benar gereja itu gedung tp yg dimaksud gereja itu adalah jemaatna, umatna.. bgitu.. jd kita hrs mengerti kalo himpunan itu penting dalam komunikasi dan kawan-kawanna..
Oke, kembali ke permasalahan awal.. 2007 menurut pembahasan gw ma anggit memank lebih concern ke akademik dan kata anggit maupun auzan minat keprofesian 2007 sangat tinggi. Tapi mnurut gw justu itu nggak bner. Kenapa? Gw sdh menyaksikan kok pas daur ulang kertas, HUM 2 (komposting), cililin, dsb… yah biarpun yg cililin gw g ikut.. tp kykna 2007 yg dtg CUMA yg ITU2 doank d.. mana yg laen? Masa cm ngendok di kmr kosan bljr mati2an?
Kalo ini dihubungkan sama tulisan adri, yah kalian di luar terlihat santai2 tp mala bljr di kosan.. kalao kalian kdg bilang gbs berorganisasi krn masalah akdemik bulshit teman! Utk org yg memank perhatian dan niat, baca tulisan adri di blog dy dulu kalo kuat (dicerca abis2an).. Di komen leo bwt tulisanna adri di blog, ad org yg memank bilang g bljr tp sbetulna dy sistem kebut semalam.. itu benar gak salah.. tp kalo kalian kyk gt n di luar ttp ktawa2 mencoba “pura2” merendah sperti yg adri bilang, sama saja teman. Kenapa kalo kalian masih bs bljr di kos, masi pake gk dtg k him? Gw mengakui kok gw jg kdg ditanya org gw blom bljr tp org2 terdekat gw memank taw gw emank biasa bru bljr sistem kebut semalem, dan itu memank krn gw sibuk kerjaan di him maupun unit. Jd wajar kan? Nah kalo yg kyk dibilang adri itu gmn? Kalian maw berbohong ap gmn yg pengen gw taw..
Gw nulis ini bkn kyk adri yg lebih menekankan pd kebohongan dan perbedaan definisi rajin dan malas.,. gw cenderung lebih concern k masalah angkatan gw.. knp sih 2007 bgitu anti himpunan kdg utk bbrp org? Sampe mampir aj gperna.. itu yg pengen gw taw.. terutama org yg MEMANK GAK perna ke him.. gw taw memank akademik kalian bgs2.. tp nyatana dgn membagi wkt dgn baik, gw jg bs mengimbangi nilai2 kalian.. gw tidak menyombong.. ini adalah kesetujuan dgn tulisan adri, kalo gw bangga kok gw bs membagi wkt dgn cukup baik sehingga biarpun nilai gw gbs sampe segimana hebat tp cukup utk tidak keteteran di prodi yg katana prodi terbaik ITB atau prodi tersusah di ITB.. gw mengakui gw pintar dan gw rajin krn gw bs bljr dgn tetap tidak mengesampingkan organisasi..
Gw ma anggit ngomong si memank tuntutan akademik di TK ini memank sangat tinggi.. labtek.. uts terus2an.. apalagi ITB mengharuskan mahasiswana lulus dlm wkt maks 6 taon.. susah memank.. tp gda salana kan kalo memank kta anggap saja lulus mundur sedikit.. nyatana jg bnyak org yg gw tau aktif di him dan tetap lulus tetap wkt dgn predikat cum laude.. kalo mrk bs knp kta gbs? Ini yg maw disampaikan gw ma anggit pas ngobrol kapan itu.. apa 2007 masih perlu dibimbing? Perlu! Kata anggit. Gw mengakui sih 2007 masih blom siap utk him.. kata anggit mungkin PKTK blom maksimal.. gw bilang btul memank.. PKTK kan emank stimulus doank.. kemajuan individu tinggal bergantung pd inisiatif individu masing-masing.. dan gw sekali lg tidak menyombong tp bangga kalo gw sdh bs berinisiatif utk meresapi nilai-nilai yg ditanamkan saat PKTK..
Kalo kta balik lg ke pertanyaan awal.. sbetulna tekim ini jurusan terpintar atau jurusan terautis? Gw ud bnyak diceritain dosen2 kalo saat pelamaran kerja di suatu perusahaan, kandidat2na dimasukkan ke dlm satu ruangan dan disuru ngobrol ttg apapun. Biasana mahasiswa tekim justru tdk bs berbicara.. mrk ngerti tp kg bs berkomentar krn tidak tahun menahu saol topik pembicaraan.. kalian mau jd kyk gt? Jujur gw sih ga mau.. gw gk maw autis sndiri di kosan trus kg berkembang softskillna.. justru gw bersyukur skrg gw bs aktif di organisasi2 kyk him gw ma unit tenis krn pas sma gw tdk berkontribusi apa2 dlm organisasi.. liat aj ntar CV gw.. pasti pengalaman organisasi gw bru mule plg prtama pada saat jd mahasiswa.. m tp itu justru gw bersyukur krn gw pd saat kuliah ud g autis bljr trus2an biarpun akademik memank tidak bs disangkal penting jg.. namana kuliah kan fokusna akademik pasti, tp gda salahna kan kita mencoba utk berkembang sedikit?
Yg akhirna masih maw gw pertanyakan.. apa sih yg 2007 mau dr himpunan? Fasilitas seharusna dr zaman kpn sudah tersedia utk berkembang.. tp mungkin blom maksimal.. jd bagaimana jika kita smua sama2 mengusahakan itu? Kenapa kita g sama2 memaksimalkan fungsi dr himpunan yg kita cintai ini?
Cognis. ~We Know How~
hari ini kuprik k cognis indonesia.. asik bgt sumpa.. dijejelin mknan trus coba hehe.. sampe blukek makan trus.. huahua.. jd cognis itu perusahaan yg memproduksi surfaktan.. bgitu.. apa itu surfaktan? surfaktan itu biasa dipake jd bahan baku deterjen, sabun, dan shampoo.. bgitu.. sala satu hasil produksi cognis ialah sodium lauril sulfat.. jd pt ini memproduksi bahan stenga jadi utk dipakai produsen lain supaya menjadi bermerk.. bgitu..
Rangkaina proses utamanya itu adalah di SO3 Plant. Sulfur flakes dimasukkan ke dalam melter dengan ditambahkan steam 4 bar 148 derajat C. Setelah itu dilanjutkan ke burner dan oksigen dibuang dan overflownya yaitu SO2 dimasukkan ke dalam converter di mana SO3 akan terbentuk. Converter ini terdiri dair 4 batch katalis. 3 batch pertama menggunakan vanadium pentaoksida(V2O5) dan tahap terakhir menggunakan Cesium sebagai katalis. Setelah SO3 terbentuk, SO3 akan didinginkan dalam SO3 cooler sebelum dimasukkan ke dalam reaktor utama. Dalam reaktor utama, SO3 ditambahkan fatty alcohol (biasanya metil ester alkohol). Produk keluaran reaktor yang berupa pasta dinetralisasi dengan air dan hidrogen peroksida. Setelah proses netralisasi, proses dibagi menjadi 3 jalur. Produk pasta bisa langsung dimasukkan ke dalam adjustment tank untuk diatur kondisi pH dan zat aktifnya sebelum menjadi produk akhir. Jalur kedua dapat mencairkan pasta sehingga produk akhir berupa cairan. Jalur ketiga mengeringkan pasta sehingga terbentuk produk berupa needle. Jika ada request dalam bentuk powder, needle dapat dijadikan powder dengan digilas dalam grinder.
Pengolahan limbah atau Waste Water Treatment (WWT) dalam Cognis melalui 3 tahap yang secara umum diterapkan dalam berbagai macam pabrik. Tahap pertama adalah physical treatment, di mana terdapat proses equalisasi, yaitu pengadukan limbah dengan udara dari blower dan asam sulfat untuk mengatur pH. Proses dilanjutkan ke tahap kedua, chemical treatment. Hasil pengadukan dimasukkan ke tangki berpengaduk 1. Dalam tangki 1, diinjeksikan PAC (poli aluminium chloride) untuk mengurangi CO juga sebagai koagulan. Hasilnya dimasukkan ke dalam tangki 2. Karena PAC bersifat asam, NaOH ditambahkan dalam tangki 2. Kemudian, dalam tangki 3 ditambahkan floculant untuk membentuk floc-floc endapan yg kotor. Karena diinginkan mengendap, pengadukan dalam tangki 3 diset lebih pelan agitatornya dibanding tangki 1 dan 2 yang cepat. Hasilnya dimasukkna ke dalam Aluminium Settling, di mana Al akan tinggal dan selanjutnya dapat di-filter press untuk bisa dipakai lagi. Overflow dari Aluminium Settling selanjutnya dimasukkan ke dalam Bio Stage 1. Ini merupakan awal dari tahap ketiga, microorganism treatment. Limbah ditambahkan bakteri dan dilanjutkan ke dalam Bio Settling 1 untuk meninggalkan bakteri. Setelah itu, limbah dimasukkan ke Bio Stage 2, tapi bakteri yang ditambahkan lebih sedikit. Bio Settling 2 menjadi tempat akhir pengolahan proses sebelum limbah dapat dibuang secara aman.
Cognis juga memiliki usaha sampinga yaitu tekstil dan lain-lain. Produksinya dilakukan dalam reaktor batch. terdiri dari MPR (Multi Purpose Reactor) untuk menjadikan serpihan melalui Drum Flaker yang terdapat dalam reaktor, Acid Mixer untuk memproduksi Ca-stearat padat dari asam stearat dan Ca(OH)2, Escape Tank untuk menampung produk akhir reaktor batch setelah ditumbuk, dan Bulk Mixer.
Kira-kira begitu proses industri dari pabrik PT Cognis Indonesia. Senang sih bisa kuprik biarpun capek. Tapi pengen sih pergi ke pabrik-pabrik gitu haha.. ntar paling kulker tapi msti ngadain sendiri si haha… g seenak kyk kuprik ud diurusin ma prodi. hohoho.. selamat malam smua.
Tenis is just not about hard work..
hr ini gw bantuin GTT (Ganesha Tennis Tournament).. ad bnyak yg tanding krn hr sabtu.. pas hr kul gbs bnyak2 tanding.. jd hr sabtu ini dipolin sampe 4 pertandingan.. distu gw liat bnyak bgt yg atlit.. stidakna bkn atlitpun kykna mrk knal sama itong.. biasana yg jago2 knal ma itong dr pertandingan dan memank perna dilatih sama tante itulah om itulah.. kykna mrk smua kenal gtu pelatih2 yg bgs. pdahal gw gperna mendengar satupun nama pelatih2 mrk.. ya iyalaahh org gw cm maen tnis tiap mg bwt hobi aj.. mn mungkin gw kpikiran latian sama pelatih ini itu yg emank terkenal yg bs bwt org jago kyk itong misalna… hauhua..
di sni gw mule berpikir.. kykna tenis itu gak cm soal kerja keras d.. yah bknna g butu sama skali.. tp stidakna org kyk gw yg cm maen2 ma pelatih lokal dr lapangan gw memank gmungkin kan jd jago kyk anggeplah itong.. krn tempat latian dan pelatihna tidak memadai kan.. gtu.. klo dbilang pengen y pengen sih jd jago.. tp gw kn cm maen tenis di lapangan bwt olaraga doank di rmh krn gw skeluarga maen tnis.. hehe.. jd gw jg g berpikir utk mulai cari2 pelatih yg aneh2 yg katana terkenal macem2..
tp emank gmn ya? ya org pengen lah jd jago.. tp kan emank gbs krn latianna terbatas kan? apalg skrg di bdg.. gda pelatih.. latian g terstuktur jg kan? yah mw gmn lg.. haha.. ya pokokna gw pengen si jd jago tp kykna susa d.. it’s not just about hard work i guess.. smua org jago pasti perna plg engga dilatih sama org2 yg emank puny andil di tenis dan terkenal di tenis jg.. gituuu.. anggeplah ini semacem curhat.. wkwk..
Bulshit Kalian Semua!!
Heh! Kalo emank gmaw kerja bilang dr awal! BILANG! smua pd kg dtg bwt bantuin dekor.. payah.. kordiv2na jg dkit yg kerja.. sori klo di sni gw ngomong kasar yah.. panitia wisuda kali ini tu cm gw sama bbrp kordiv taw g? yg laen bulshit! mana solid kalian? mana janji kalian? apa kalian ud lp sama diri kalian sbg seorang HIMATEK? gw tany skrg, msi pd maw krja g si? klo gmaw kerja silahkan, gw bs kok kerja sndiri tanpa kalian.. asal lo smua taw gw itu org yg pantang nyerah dan GAK AKAN KALAH andaikan lo smua gmaw bantuin gw..
Pake alesan bljr mulu.. uts itu uts ini.. WEH SADAR DIRI donk! ngomong kyk gtu.. lo PIKIR gw UDA bljr? Lo pkir gw kg stres ngadepin tu 4 uts mg dpan? hah? klo kalian puny otak dkit tu MIKIR, td tu kalian abis responsi mekflu hrsna kalian bs rame2 dtg k rapat akbar.. TAPI MANA? yg dtg dkiitt.. liat tuh nymphaea!! banyak yg kerja bantuin wisuda mrk.. LIAT! MALU KAGA? GW SI MALU LIAT NYMPHAEA.. sadar donk! terutama yg tadi masi di kampus yeh!! Mending kg bantuin krn ad urusan trus pulang.. td kykna ad bbrp org d yg MASIH di kampus tp kg bantuin mala bljr.. TAW DIRI DIKIT WEI! SADAR KALIAN TU BAHKAN UD IKT RESPONSI MEKFLU! gw KAGA! liat!! n trus kalian masi bljr seenakna kg bs ngerasain penderitaan gw yg ngedekor sampe malem.. pdahal lo pas org lain ngomong maw bljr mala ngetawain klo org lain SO trus bilang dia sndiri mala maw makan n maen2.. SKRG LIAT! pas lg ad kerjaan wisuda mala bru bljr! SADAR woi mestina tu pas hr2 biasa pas org2 ngomong maw bljr tu kalian bljr jg! sadar g?
NGERTI dkit dan liat apa gw jg ud bljr? hah? gw bahkan belom nyentuh seperempat dr bahan uts mg dpan!! trus lo pd ngomong minta ajarin, lo MSI BLON NGERTI KALO GW BLON BLJR? trus ntar klo gw dpt nile bgs lo pd ngomong, “marco pinter ya..” enak aj! gtu2 gw jg bljr taw.. abis kerja seharian gw makan wkt tidur gw anjrit! gw bnr2 pol2an soal badan gw mpe mriang2.. KALIAN GA BS SDIKIT solider sama gw?
mending klo dekor gda org, gw msi ngerti krn dekor aslina emank dkit yg daftar.. tp td PUBDOK! pubdok tman!! wkt yg daftar pubdok kbnyakan pas gw maw nyuruh pindah, ad tu bbrp org yg memelas supaya jgn dikluarin dr pubdok.. brarti artinya lo MAU kan di pubdok? TAPI knp SKRG KG DTG? mana komitmenna? oh gw taw.. pd maw DOK na doank yaa?? kg maw PUB na?? bangsat kalian smua.. mati aj mending… kg ksian gtu sama BL ma luthfi kerja bdua.. itupun gw ikt bantuin.. bayangin KTUA SENDIRI bantuin ank buahna…
DENGER yeh! kalo emank g suka gw jd ktuana BILANG! silahkan ngomong terus terang! resepin renungin tu dalem2 kerjaan NYAMPAH lo smua.. MASI ad di kampus TP KG BANTUIN! Kurang bajingan ap lg lo smua?
SKALI LG MAAP kalo gw ngomong kasar! tp memank ini kenyataanna.. msi brani ngomong k gw klo gw pinter nyuru ajarin? lo PIKIR gw selama ini ud ngap aj? bljr? SADAR! capek ah gw..